09 Jan 2026
Sebagian warga Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, menggelar aksi unjuk rasa menolak masuknya sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPAS Cilowong. Penolakan tersebut dipicu kekhawatiran warga terhadap dampak lingkungan, bau menyengat, serta potensi penyakit. Mengutip bantenstory.com, Pemkot Tangsel diketahui mulai mengirim 500 ton sampah per hari ke TPAS Cilowong sejak 1 Januari 2026 berdasarkan kerja sama antardaerah. Aspirasi warga juga disorot media sosial, salah satunya melalui YouTube tvOneNews. Warga bernama Eneng menilai tidak ada sosialisasi sebelum pengiriman sampah dilakukan. Senada, warga lain mempertanyakan kejelasan dokumen Amdal dan pengelolaan air lindi. Menanggapi protes tersebut, Pemkot Tangsel mengalihkan pembuangan sampah ke Cileungsi, Kabupaten Bogor, sebanyak 200 ton per hari selama 14 hari. Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan penanganan sampah merupakan tanggung jawab pemerintah dan menjadi momentum evaluasi sistem pengelolaan sampah.